Sabtu, 23 Mei 2009

Memahami Hidup dengan perbuatan

semua orang tau ...
semua orang mengeerti...
semua orang ingin ...
semua orang selalu melihat...
dan
semua orang ingin diakui ...



sepenggal kalimat diatas merupakan sedikit lukisan atau gambaran riil yang terjadi dari kehidupan ini. ya , semua orang tau ... saya , kalian dan semua yang ada di bumi ini tau ... hidup adalah perjuangan, atau yg lebih tepat mungkin perjuangan untuk hidup, ini sangat saya aminin , karena tanpa perjuangan kita tidak akan bisa hidup " hidup dalam arti kata yg sebenarnya " (tidak asal hidup dan berjalan ) hidup yg saya maksudkan adalah hidup yang bermakna , hidup pernuh dengan harapan, kebutuhan yang tercukupi, keseimbangan antara duniawi dan rohani yang seimbang. Ingat , bagi kota kota besar seperti Jakarta ini tanpa ada perjuangan niscaya bisa bertahan, saya (mungkin ada yg setuju) kalo jakarta adalah kota yang menyesakkan, sebetulnya saya sudah muak dengan kehidupan di Jakarta, tapi lagi lagi kebutuhan hidup yang mengharuskan saya untuk bertahan disini dan berusaha untuk tetap eksis ....
Semua orang mengerti , ' mengerti tanpa suatu tindakan , suatu kerja keras keinginan kita tidak akan tercapai, itu sudah menjadi ajaran dari guru guru waktu masih sekolah SD dengan selalu mengatakan " kalo mau berhasil harus bekerja keras " ... betul... saya setuju dengan itu .. karena dengan bilang setuju adalah pekerjaan yang paling gampang ... begitu pula dengan tulisan yang memberi kita inspirasi untuk maju, sangat simple dan mudah dibuat, mungkin bagi mereka yang lebih beruntung mengenyam buku kuliahan sampai tingkat tinggi mungkin itu emang mudah , karena mereka tinggal menerapkan ilmu yang didapat dan hasilnya banyak yang diakui atau paling tidak statusnya lebih di unggulkan daripada status pendidikanya yang rata rata (SMA/STM)
Pasti .... semua orang ingin hidup enak, serba kecukupan .... punya rumah sendiri, pekerjaan tetap, dan bla bla bla yang serba enak. BUktinya ..... kususnya jaman sekarang ya itung itung kita flasback dikit, setelah tahun 2000 keatas .... boro boro bisa hidup enak, untuk cari kerja aja sulit , setengah mati ... apalagi pekerjaan tetap. Judul setelah tahun itu adalah "karyawan Kontrakan" ya.... , bos butuh kita disayang , bos bosen kita ditendang ... dan itu bisa terjadi sewaktu waktu ... biar gimanapun harusnya kita masih beruntung ... kenapa ?? karena tidak ada judul / konteks . " karyawan kos kos an " giimana ? bayangin aja ... kalo sampai ada apa gak banyak tuh yang mati berdiri .. tiap bulan selalu mikirin bulan depan cari kerja apa ???
itulah , untuk hidup = untuk persiapan.
Dari semua ini pasti semua orang juga suka melihat .... dan pastinya berpikir, ditengah tengah krisis ekonomi seperti ini , tp masih ada saja tiap hari dijalan jalan banyak kendaraan yang masih "RAYEN" berapa mobil berlalu lalang .... ingat!!! krismon' itu tidak berlaku bagi mereka para eksekutif .... tidak tau dimana letak kesalahanya , tapi dari jaman nenek moyang sampai sekarang , selalu seperti itu .... yang kayak makin kaya yang miskin makin miskin.
dari segi status mungkin semua ingin diakui kalo hidup masing masing individu selalu berbeda dengan yang lain .. mereka ingin diakui paling tidak diberi perlakuan yang sama dengan para elite .... tapi itu tidak bisa di negeri ini ... mudah mudahan yang tepat adalah "belum bisa " dan akan bisa setelah pemilu nanti, harapan mesti ada tapi jujur ... cuma 1 % saja .
ya ... harusnya , tukang becak ya mikirin makan aja , petani ya mikirin tanaman aja , tukang koran mikirin omzet saja ... jangan sampai pengetahuan cekak , terbatas tapi dipaksakan untuk ikut ikutan mengikuti perkembangan jaman (itu bagus , tp dalam konteks ini apa perlu ??? ) apalagi politik (terkenal kebusukanya ) biasanya mereka cuma dapat input sana sini tanpa dicerna dan di olah dalam otak langsung di keluarkan di mulut .... mereka gak mikir apa yang di lontarkan itu fakta, salah atau malah bikin rusuh, ' gak peduli , itu kata mereka ... karena sekali lagi mereka juga ingin di samakan dengan yang lain , mereka punya mulut , punya keinginan, punya harapan.... yang saya sayangkan disini ' kenapa harus mereka yang berkoar koar tp gak ada hasilnya , apakah di negri ini gak ada seorangpun yang sanggup berbicara lantang.... keras, menyusup di media media dan berkata " SALAH "

aku selalu menunggu itu ... "SALAH" dengan harapan sesuatu yang salah pasti akan menjadi benar bila di perbaiki.. dari pada Z"BENAR " tapi keadaaan selalu salah.